Lhoksukon(siletpost.com)–Kuliah kerja nyata adalah kegiatan pengabdian yang dilakukan mahasiswa semester akhir. Di detik-detik sks mata kuliah Tingkat akhir ini banyak program yang diluncurkan mahasiwa untuk memberik edukasi pada masyarakat tempatnya mengabdi.
Seperti halnya Di Universitas Malikussaleh, banyak program mahasiswa yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, seperti yang dilakukan oleh mhasiswa KKN PPM Universitas Malikussaleh kelompok 246.
Mereka baru saja sukses menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring dengan pewarna alami di Desa Alue Dama pada Sabtu (25/01/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga, terutama para ibu rumah tangga yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Ketua kelompok 246, Dwi Surya Saputra menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Pihaknya ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu memiliki keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari bahkan bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menciptakan produk ramah lingkungan dan memanfaatkan bahan alami sekaligus dapat menjadi peluang usaha,”kata Dwi pada tim redaksi siletpost.com minggu (26/01)
Selama pelatihan, para peserta diajak langsung mempraktikkan cara mencampur bahan-bahan pembuatan sabun, seperti Texaphon (untuk mengangkat lemak), NaCl (sebagai pengental sabun), Sodium Lauryl Sulfat (untuk mempercepat pengangkatan lemak), Perisa Lemon, Foam Booster (sebagai penambah busa), serta perwana alami yang di gunakan berasal dari daun pandan.
Salah satu peserta, Ibu Nurhayati menyatakan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk kami, terutama ibu-ibu dalam menghemat pengeluaran dan untuk bahannya juga mudah di dapat,”ungkapnya.
Sementara itu, Geuchik Gampong Alue Dama, Pak Jalalus sayuti, S.ST turut mengapresiasi kegiatan ini. “Dengan dibuatnya pelatihan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang ada di Desa Alue Dama yang ingin belajar keterampilan baru serta membuka peluang usaha mandiri. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada adik -adik mahasiswa yang telah berbagi ilmu dan pengalamannya,” Ujar Sayuti.
Dr. Nurdin, S.kom., M.kom selaku dosen pembimbing lapangan sangat mendukung kegiatan inisiatif yang di lakukan oleh mahasiswa kkn kelompok 246, serta diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat memberi dampak positif bagi masyarakat desa alue dama.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan bertanya lebih lanjut terkait cara pembuatan sabun cuci piring. Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga membagikan contoh produk sabun cuci piring yang telah dibuat sebagai kenang-kenangan kepada para peserta serta melakukan sesi foto bersama.
Kontributor : Dwi
Editor : Redaksi

