Batubara(siletpost.com) — Seperti ratusan ribu biji padi yang digenggam si petani sebelum ditabur, 116.076 SPPT PBB‑P2 yang diserahkan serentak oleh Bupati H. Baharuddin Siagian bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah, Dr. Mei Linda Suryanti Lubis, adalah butir-butir harapan yang hendak digembleng menjadi tonggak pembangunan. Di aula megah Kantor Bupati, petikan pena dan cap resmi itu bergema bak denting pelangi menjanjikan kemakmuran yang lahir dari ketaatan warganya.
Menyulam Ketaatan, Merajut Digitalisasi
“Pajak bukan beban, melainkan investasi masa depan,” tegas Dr. Mei Linda dalam sambutannya. Sebagai nahkoda Bapenda Batubara, ia menuturkan bahwa pembagian SPPT kali ini tidak berhenti pada lembar kertas semata. “Dengan Aplikasi E‑PBB Desa yang kita luncurkan hari ini, setiap kepala dusun dan kolektor pajak di desa tidak lagi terbelit administrasi manual. Data langsung terintegrasi, pelaporan real‑time, dan ini semua demi menjemput target PAD yang lebih gemilang”ujar Dr Mei Linda Suryanti Lubis (17/04/2025).

Sesuai petunjuk Bupati Batubara, bahwa aplikasi ini menurut Dr. Mei Linda, akan menjadi syair digital yang menuntun rakyat dan aparat desa menari bersama di atas panggung transparansi. Lebih dari sekadar “klik bayar”, sistem ini menjaga agar setiap rupiah PBB‑P2 menjadi tali kasih yang menghubungkan desa dengan impian infrastruktur, sarana kesehatan, dan pendidikan.
Simfoni Sinergi Pemerintah dan Komunitas
Momentum penyerahan SPPT ini juga diperkaya dengan sosialisasi Opsen PKB dan BBN‑KB, serta pemberian reward bagi desa, camat, dan perusahaan yang berhasil menoreh realisasi PBB‑P2 terbaik tahun 2024. Dalam barisan lurah dan kepala desa, terlihat antusiasme yang mengalir hangat seakan setiap naskah SPPT adalah undangan untuk berkolaborasi.
Bupati juga menaruh kepercayaan pada camat, kepala desa, dan untuk menggenjot pajak daerah, menurutnya, bersama mereka, kami memetik data akurat dan melangkah profesional, memastikan tak ada satu pun objek pajak terlewat.
Butir Harapan di Ujung Pulpen
Dalam kebijakan ini, ada harapan bahwa Setiap SPPT yang ditandatangani adalah janj-janji bahwa pajak yang dikumpulkan akan kembali ke masyarakat dengan harapan dalam bentuk jalan desa yang mulus, posyandu yang lengkap, dan fasilitas publik yang memadai, untuk kemakmuran Batubara berkah dan Bahagia. Harapan itulah yang kini akan disulam oleh Pemkab Batubara.

Melalui tangan dingin Plt Ka Bapenda Batubara Dr. Mei Linda, maka angka-angka dalam laporan bukan sekadar statistik, melainkan puisi yang menenun tatanan sosial dan ekonomi.
Mei Linda menyadari bahwa tumbuhnya PAD adalah cermin ketaatan kolektif produk akhir dari kerja kolektor di desa, sinergi camat, dan komitmen kepala lingkungan, kepala dusun, dan seluruh partisipasi Masyarakat.
Menatap Masa Depan Batubara yang Berseri
Saat aula dipenuhi tepuk tangan dan kilau lensa, terpatri satu keyakinan: digitalisasi pajak Di Batubara bukan gelombang sesaat, melainkan arus besar yang akan membawa Batubara ke muara kemajuan.
Dengan aturan regulasi yang ada, restu dan petunjuk Bupati Batubara, maka Plt Bapenda Batubara Dr. Mei Linda yang bakal berdiri sebagai dirigen yang menata nada-nada administrasi menjadi harmonisasi pembangunan melalui pajak daerah.
Harapannya Kini, benih-benih SPPT yang tersemai di tangan masyarakat dan aparat desa siap tumbuh menjadi pohon kemakmuran dengan daun keberlanjutan, ranting transparansi, dan akar kemandirian yang kokoh.
Ar99
Editor : Redaksi

