
Jakarta (siletpost.com) – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Semester II Tahun 2026 pada 16–17 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran direksi INALUM, para pimpinan unit kerja, serta direksi dari seluruh anak perusahaan sebagai forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi perusahaan ke depan.
Mengusung tema Kolaborasi, rapat ini menjadi momentum penting bagi manajemen untuk mengevaluasi capaian kinerja Semester I Tahun 2026 sekaligus merumuskan arah kebijakan dan langkah strategis dalam menghadapi tantangan bisnis pada semester berikutnya.
Dalam keterangan resminya, manajemen INALUM menegaskan bahwa Rapim merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi di seluruh lini organisasi.
“Melalui rapat ini, INALUM meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan serta para pemangku kepentingan,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.
Forum tersebut juga menjadi wadah koordinasi antara induk perusahaan dan seluruh entitas anak guna memastikan implementasi program kerja berjalan selaras dengan target bisnis perusahaan serta mendukung agenda transformasi dan hilirisasi industri nasional.
Sebelumnya, salah satu agenda strategis yang telah dilaksanakan INALUM adalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada 22 Juni 2026 di Gedung Energi, SCBD, Jakarta. Dalam rapat tersebut, perusahaan melaporkan pencapaian kinerja terbaik sepanjang hampir lima dekade berdiri, dengan pertumbuhan laba bersih konsolidasian sebesar 15 persen dibandingkan periode sebelumnya.
RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih perusahaan serta menetapkan perubahan susunan pengurus perseroan sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
Melalui penyelenggaraan Rapat Pimpinan Semester II Tahun 2026, INALUM berharap dapat memperkuat koordinasi internal, meningkatkan efektivitas pelaksanaan strategi bisnis, serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan di tengah dinamika industri aluminium dan pertambangan nasional.
