Batu Bara (siletpost.com), – Tim sepak bola BFC Junior (Brohol Football Club Junior) yang bermarkas di Desa Brohol, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, resmi menyatakan kesiapannya untuk mengikuti Turnamen Piala Sania Junior Kuala Tanjung.

Kehadiran tim ini menjadi semangat baru bagi dunia sepak bola usia muda di Kabupaten Batu Bara, sekaligus wadah pembuktian bagi para talenta belia dari Desa Brohol.
Pelatih tim, Dedi Muslim, menegaskan bahwa persiapan BFC Junior berjalan cukup matang. Menurutnya, para pemain muda menunjukkan perkembangan pesat baik dari aspek teknik, fisik, maupun mental bertanding.
“Anak-anak sudah berlatih dengan sungguh-sungguh. Fokus kami pada kerja sama tim, penguasaan bola, serta disiplin taktik. Insya Allah, BFC Junior siap bersaing di turnamen ini dan memberikan permainan terbaik,” ujar Dedi, Minggu 21 September 2025.
Dedi menambahkan, kehadiran BFC Junior diharapkan mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Sei Suka, khususnya Desa Brohol.
Sementara itu, Ketua BFC, Muhammad Ridho, menekankan pentingnya kekompakan dan sportivitas sebagai modal utama dalam menghadapi turnamen usia muda ini.
“Persiapan berjalan baik, dan yang paling penting adalah kekompakan anak-anak. Mereka sudah seperti keluarga, bukan sekadar teman satu tim. Dengan semangat kebersamaan, kami yakin BFC Junior mampu tampil maksimal,” ungkap Ridho.
Partisipasi BFC Junior dalam Turnamen Piala Sania Junior diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Desa Brohol untuk terus menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
Tidak hanya sekadar mengikuti turnamen, BFC Junior menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan untuk menatap kompetisi usia muda yang lebih besar di masa mendatang. Dengan dukungan penuh masyarakat Desa Brohol dan semangat juang para pemain muda, BFC Junior optimis bisa memberikan kejutan dan mengharumkan nama daerah di tingkat lokal maupun regional.
Pihak BFC juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Brohol yang terus memberikan dukungan moral dan perhatian terhadap potensi olahraga di desa. Harapannya, sinergi antara Pemdes dengan anak-anak muda dapat menjadi langkah positif untuk menjauhkan mereka dari kenakalan remaja dan lebih fokus mengembangkan prestasi di bidang olahraga.
Editor: Redaksi

