Batu Bara (siletpost.com) – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si menegaskan komitmennya untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi, gagasan, serta kritik membangun demi kemajuan daerah. Menurutnya, sinergitas antara mahasiswa dan pemerintah daerah merupakan kunci penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Akbar dan Dialog Publik Mahasiswa Batu Bara bersama Pemerintah Kabupaten Batu Bara di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (19/08/2025).
Mengusung tema “Sinergitas Mahasiswa dan Pemerintah Daerah Menuju Batu Bara Bahagia”, kegiatan ini juga dihadiri Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edi Syahputra, perwakilan Polres, Baznas, sejumlah kepala dinas, serta ratusan mahasiswa yang datang dari berbagai perguruan tinggi, baik di Sumatera maupun luar daerah, seperti USU, UINSU, POLIMEDIA, IAIN Langsa, UMSU, Universitas Syiah Kuala, hingga Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan.
“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dan membantu pemerintah daerah dalam mencapai tujuan pembangunan,” ujarnya

Ia menambahkan, mahasiswa tidak hanya sekadar pihak yang menyuarakan kritik, tetapi juga mitra strategis dalam mengidentifikasi potensi daerah, memberi masukan berbasis riset, serta mendorong inovasi di berbagai sektor.
“Mahasiswa memiliki kemampuan analisis dan inovasi yang tinggi. Sangat penting untuk dilibatkan dalam proses pembangunan. Dengan sinergitas antara pemerintah daerah dan mahasiswa, kita bisa membangun Batu Bara yang lebih baik,” tegas Bupati.
Dialog publik itu semakin menarik ketika salah seorang mahasiswa menanyakan kebijakan beasiswa untuk pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Bupati Baharuddin yang menyampaikan kabar baik.
Pemerintah daerah akan mendukung penuh pendidikan dan memberikan beasiswa bagi pelajar cerdas yang kehidupannya kurang mampu.
Editor : Rizki

