Batu Bara (siletpost.com) –Dalam helaian sejarah Batu Bara, ada bait-bait perjuangan yang tak pernah luntur dimakan waktu. Di balik berdirinya kabupaten ini, berdiri tegak nama Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Batu Bara (Gemkara), sebuah kumpulan jiwa-jiwa pejuang yang mengorbankan waktu, pikiran, dan tenaga demi memekarkan daerah ini menjadi entitas yang berdiri sendiri, bermartabat, dan berdaulat. Semangat itulah yang kembali menyala dalam Halal Bihalal yang digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis, (24/04/2025).
Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si menghadiri langsung kegiatan penuh makna ini, menunjukkan betapa eratnya hubungan emosional dan historis antara pemerintah saat ini dan para tokoh Gemkara.
Turut hadir Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, SE, M.AP, Ketua Umum Gemkara Bapak Drs. Khairul Muslim, Kepala Administrator KEK Sei Mangkei Elfi Haris, Ketua PP DPC Batu Bara Yakat Ali, Ketua PBNU Batu Bara Bachtiar Mogaza, para tokoh pejuang Gemkara, Kaban Kesbangpol Bapak Renold Asmara, serta para dzuriat kedatukan se-Kabupaten Batu Bara.
Halal bihalal ini menjadi ajang tali silaturahmi dan temu rindu antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan pengurus serta pejuang Gemkara, yang dalam rekam sejarahnya, telah menjadi ujung tombak perjuangan pemekaran Batu Bara. Dengan pengorbanan besar, Gemkara telah mewujudkan impian ribuan masyarakat untuk membangun identitas dan kemajuan di tanah sendiri.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Gemkara Khairul Muslim mengapresiasi program Bupati dan Wakil Bupati, khususnya dalam pelayanan masyarakat secara langsung melalui program Berlayar.
Dirinya juga menyoroti pentingnya pemberdayaan putra daerah asli Kabupaten Batu Bara untuk mengisi jabatan-jabatan strategis dalam pemerintahan. “tanpa mengabaikan prinsip kualitas dan kredibilitas,”kata Drs Khairul Muslim
Selain itu, Ketua Gemkara itu mendorong pentingnya pelestarian sejarah perjuangan ini melalui penulisan buku yang diusulkan menjadi bahan pelajaran di sekolah-sekolah, serta mengusulkan pendirian Tugu Perjuangan Gemkara sebagai ikon penghargaan abadi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Batu Bara Baharuddin menegaskan bahwa dirinya adalah bagian dari sejarah itu, pernah menjadi donatur Gemkara, dan tetap menjaga kedekatan tersebut hingga kini.
“Saya mengajak Gemkara dan semua pihak, untuk ikut andil membangun Batu Bara dan saya merasa senang jika putra daerah yang mumpuni, punya kredibilitas dan kualitas baik untuk menduduki jabatan penting di pemerintahan,” ujarnya.

Semangat yang diwariskan Gemkara ini kini dihidupkan kembali dalam spirit pembangunan Baharuddin Siagian bersama Syafrizal (Bahagia-Saza), yang berkomitmen membangun Batu Bara menjadi lebih maju, sejahtera, dan membanggakan. Bupati juga meminta dukungan penuh dari Gemkara untuk bersama-sama mewujudkan program-program yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.
Acara ditutup dengan penuh keharuan melalui upah-upah dan tampung tawar kepada para pengurus Gemkara yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini, mengalirkan doa dan restu agar perjuangan mereka diberkahi hingga ke Tanah Suci.
Editor: Mhd. Rizki

