Batubara(siletpost.com),- Desa Kuala Tanjung kecamatan Sei Suka optimis dalam membawa harum Kabupaten Batubara pada ajang lomba desa tingkat provinsi Sumatera Utara nanti. Karena pasca ditetapkan oleh Pj Bupati Batubara berdasarkan SK No 314/DPMD/2024 Tentang Penetapan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Batubara 2024, sebagai pemenang desa terbaik kategori cepat berkembang, maka secara otomatis desa ini mewakili Kabupaten Batubara dalam lomba desa Tingkat provinsi.
“Juara terbaik satu (cepat berkembang) lomba desa sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU akan dilakukan pembinaan untuk mengikuti lomba desa tingkat provinsi Sumatera Utara tahun 2024,”kata Pj Bupati Nizhamul MM dalam diktum kedua, bunyi SK penetapan juara lomba 01 April 2024.
Dalam hal ini, Kepala Desa Kuala Tanjung Ibnul Fandika SE mengatakan, bahwa ia dan seluruh perangkat desa dan masyaralat desa telah mempersiapkan syarat dan ketentuan untuk mengikuti lomba desa Tingkat provinsi nantinya.

“Kalau secara administrasi kita udah 97% (Persiapan), iya administrasi. Sekarang kita tinggal mempersiapkan fisik, misalnya rapi-rapiin kantor,kalau saya rasa sudah siap kita. Tinggal menunggu jadwal, begitu ada jadwal barulah kita mempersiapkan fasilitas,”Kata Ibnul diruang kerjanya, kamis (16/05/2024) kemarin.
Ibnul juga telah membaca dan menyiapkan syarat dan ketentuan sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) lomba desa dan kelurahan tahun 2024, diantaranya ketersediaan regulasi, ketersediaan penggunaan SISKEUDES dan SIPADES online, keberadaan posyandu terintegrasi dengan kegiatan strategis lainnya, hingga laporan administrasi dan persiapan lainnya telah disiapkan.

Kades Kuala Tanjung itu juga menjelaskan, dibidang pelayanan publik dan tertib administrasi Pemerintah desa telah berusaha dibenah demi memberikan pelayanan terbaik. “Pertama layanan Masyarakat yang paling fundamental dilakukan perubahan adalah ruangan layanan, jadi dulu kita ruangan layanan tertutup engga kelihatan, sekarang kita pindahkan seperti mall layanan lah, ada loket. Jadi orang datang itu tahu, oh ini ruang layanan. Jadi Masyarakat enggak bingung lagi, datang itu lebih mudah,”jelasnya
Kemudian lanjut Ibnul Fandika, Untuk mempermudah interaksi dan komunikasi antar warga dan antar pemerintah desa dan masyarakat, maka di Kuala tanjung telah membuat grup perdusun, dalam 1 dusun ada satu grup, hal itu katanta bisa mempermudah komunikasi antara pemerintah desa dan juga warga. “Kemudian kita ada perwiritan masing-masing dusun satu grup,nah ketua-ketuanya digabung jadi satu,”ujarnya
Pemerintah desa Kuala tanjung juga melakukan pembinaan remaja masjid maupun muda-mudi yang non muslim yang berada di Desa Kuala Tanjung.
Ibnul menanggapi, terkait pelayanan administrasi lansia, Desa Kuala Tanjung memberikan akses mudah bagi para lansia yang ada didesa tersebut. “kalau memang ada orang yang enggak bisa dating ke kantor desa (Lansia/disabilitas) seperti pembuatan KTP untuk lansia dan untuk yang sakit, kita bekerjasama dengan Disdukcapil. Kita bersurat, lalu capil dating, poto dirumah,”pungkasnya
Putra Kuala tanjung ini juga menekankan, bahwa untuk pelayanan didesa, sampai saat ini belum ada keluhan dari masyarakat. “Kalau secara administrasi saya piker belum ada, belum ada isu-isu lain, dan masih positiflah,”tandas Ibnul Fandika Kades Kuala Tanjung.
Untuk diketahui,Kuala Tanjung,merupakan salah satu desa di kecamatan Sei Suka yang memiliki luas wilayah kurang lebih 905,207 HA, dengan rincian 32%(persen) kawasan industry, 18% pertanian, 20% Kawasan Perkebunan, dan 30 % Kawasan pemukiman.
Berdasarkan data yang dihimpun tim siletpost.com, desa Kuala tanjung terdiri dari 6 dusum yang memiliki 1751 Kepala keluarga, dan memiliki penduduk 6353 jiwa (49% laki-laki dan 51% Perempuan).
Desa Kuala tanjung juga mendukung Pembangunan daerah dengan cara mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) melalui cara ‘jemput bola’ kerumah warga berupa pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga pajak kendaraan bermotor.

Dan disektor Pendidikan, Desa Kuala tanajung telah mendukung Pendidikan yang layak sejak dini, Desa Kuala Tanjung memiliki taman kanak-kanak (TK) secara gratis diperuntukkan untuk anak-anak yatim dan anak Masyarakat yang kurang mampu, dan telah menyediakan fasilitas baca/perpustakaan desa untuk masyarakat.
Penulis : AS
Editor : Redaksi

