Tanjungbalai(siletpost.com),-Momentum pilkada 2024 merupakan ajang dalam menentukan arah Kota Tanjungbalai dalam 5 tahun kedepan. Dilansir dari beberapa media Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai menerima tiga berkas pendaftaran bakal pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai.
Pilkada dipandang sangat fundamental dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia. sebagaimana amanah wajib konstitusi dalam UUD 1945, Pasal (18) Ayat (4) meletakkan “Gubernur, Bupati, dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota dipilih secara demokratis.”
Dalam pemilihan Kepala Daerah ini masyarakat Kota Tanjungbalai diharapkan berpartisipasi sebagai pemilih dan menilai visi dan misi berbagai paslon dalam menentukan sosok pemimpin yang mampu membawa kota Tanjungbalai kearah yang lebih baik. Tentunya banyak PR yang harus diselesai kan dalam membangun kota Tanjungbalai yang dijuluki sebagai Mutiara Selat Malaka ini.
Ardiansyah Sinaga, Selaku Mahasiswa Asal Kota Tanjungbalai yang sedang menempuh pendidikan di Provinsi Aceh Mengatakan Tanjungbalai butuh sosok pemimpin yang visioner dan mampu hadir disetiap golongan masyarakat.
“Tanjungbalai butuh pemimpin yang paham akan situasi dan kondisi masyarakat Kota Tanjungbalai. Selain itu pemimpin Kota Tanjungbalai juga harus bisa menghadirkan berbagai Program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan berkerja secara nyata diberbagai sektor seperti Perekonomian, Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan,” kata Muhammad Ardiansyah Putra Sinaga pada media siletpost.com, (02/09)
Lebih Lanjut, Gubernur mahasiswa Fakultas Hukum Unimal ini memaparkan, bahwa berdasarkan Data dari Badan Pusat Statistik Kota Tanjungbalai Pada tahun 2023 terdapat sebesar 12,21 persen penduduk miskin di Kota Tanjungbalai. Sekilas dari data tersebut, usaha dalam mengurangi angkat kemiskinan di kota Tanjungbalai harus terus dilakukan guna menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Ardi juga menambahkan, bahwa kandidar juga perlu memperhatikan peningkatan Infrastruktur dan tata ruang kota juga sangat perlu diperhatikan sebagai salah satu dari beberapa sektor yang berfungsi meningkatkan perekonomian lokal, kualitas hidup masyarakat dan membuka peluang investasi.
“Membangun kota Tanjungbalai tidak bisa hanya dengan janji janji manis terhadap masyarakat. Menciptakan kesejahteraan juga tidak akan tercapai hanya dengan politik pencitraan. Tetapi membangun kota harus dengan ketulusan, ide dan gagasan, serta memberikan dampak secara nyata ditengah tengah masyarakat,” pungkas aktivis mahasiswa asal Tanjung Balai ini.
Editor : Redaksi

