Yogyakarta(siletpost.com),-Ekonomi daerah merupakan mesin penggerak Pembangunan, oleh sebabnya perputaran ekonomi harus ditingkatkan guna mengentaskan permasalahan sosial Pembangunan. Pengentasan ini tak hanya dilakukan oleh Pemerintah Daerah melainkan perlunya keterlibatan public seperti halnya di Yogyakarta.
Didaerah Istimewa ini, Para pengusaha yang terlibat dalam Badan Pengurus Vabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) menunjukkan komitmennya untuk mendongkrak ekonomi didaerah, hal itu pun terlihat dalam aktivitas HIPMI selama ini yang peduli pada sekitar.
Seperti dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan cabang (Diklatcab) BPC HIPMI bahas tentang sinergitas masyarakat, UMKM fan ekonomi daerah. Kergiatan ini berlangsung di Tasneem Hotel Malioboro Yogyakarta, pada Jumat (23/8) kemarin.
Acara kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklatcab) BPC HIPMI kota Yogyakarta ini di buka secara resmi oleh pj wali kota Yogyakarta yang diwakili oleh Drs. Kadri renggono, M.Si. Asisten perekonomian dan pembangunan sekretariat daerah kota Yogyakarta .
Dalam kegiatan ini, juga dihadiri oleh para Senior HIPMI Yogya dan Mantan Ketum HIPMI Jogja, Rektor kampus UNICIMI, Dosen Kampus UNU Yogyakarta, Ketua Umum BPD HIPMI DIY, Ketua BPC HIPMI se DIY dan Ketua HIPMI Peguruan Tinggi se DIY dan lainnya.
Dikatakan ketua PAnitia bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang temu anggota HIPMI mulai dari akademisi maupun pengusaha yang ada di Kota Yogyakarta.
“Diklatcab ini dirangkai dengan Kegiatan HIPMI Talk dengan menghadirkan langsng Tokoh tokoh dan Pemimpin Kota Yogyakarta yaitu Bapak Drs Afnan Hadikusumo, Bapak Sri Widya Supeno, s.Pd dan Bapak Krisma Eka Putra, SE,”kata Ketua OC DIKLATCAB Taufiq Hidayat, MBA dalam laporannya.

Selain ketiga tokoh di atas, 2 Tokoh lainnya yaitu Drs Heroe Purwadi dan Wawan Harmawan juga hadir secara daring membersamai kegiatan HIPMI Talk.
HIPMI Talk tahun ini mengabil tema Peran Pengusaha Muda dalam mewujudka kemajuan Ekonomi Kota Yogyakarta di masa depan. Para Pembicara menyampaikan bahwa perlu adanya sinergi yag dibangun antara para pengusaha dan Pemerintah untuk meningkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat khususnya di Kota Yogyakarta,”ujar Taufik
Dikesempatan yang sama, ketua umum BPC kota Yogyakarta Raden Lucky Nurhadi Kurniawan, S.I.KOM , MPA Dengan adanya kegiatan pendidikan dan Pelatihan Cabang (DIKLATCAB) untuk para pengusaha muda khususnya yang tergabung di HIPMI diharapkan bisa menjadi pengusaha yang lengkap dan berkualitas.
“Artinya pengusaha yang adaptif, berkembang dan menjadi motivasi untuk anak muda lainnya, sehingga mampu untuk menerima segala tantangan dan memimpin perubahanke arah yang lebih baik,”kata Ketua BPC HIPMI Yogyakarta, Raden Lucky

Sementara itu, Pj Wali Kota Yogyakarta yang diwakil Drs Kadri Renggono, MSi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta dalam sambutanya Diharapkan, dengan Diklatcab BPC HIPMI Kota Yogyakarta para anggota dapat menjalin silaturahmi, semangat dan menjadi generasi emas di Tahun 2045 yang mampu berdaya saing dalam skala nasional dan global serta mampu menghadapi segala tantangan saat ini.
Mewakili Pemerintah Kota, Pihaknya berharap agar HIPMI Kota Yogyakarta dapat melahirkan pengusaha – pengusaha muda baru. “Yang nantinya akan menjadi katalisator dan dinamisator mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus sebagai patriot ekonomi yang dapat membuka lapangan kerja baru di Kota Yogyakarta,”pungkas
Ia mendorong agar [ara pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dengan menyesuaikan perkembangan zaman.
Kegiatan Diklatcab BPC HIPMI Kota Yogyakarta ini diikuti oleh 190 Pengurus BPC HIPMI Kota Yogyakarta. Ia berharap, semakin banyak pengusaha muda yang mampu bersinergi untuk mengurangi angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja di Kota Yogyakarta.
Penulis : Putri Dwi Kusuma
Editor : Redaksi

