Medan(siletpost.com),-.Tampaknya imbas Pemilu 2024 kemarin bakal berdampak pada pemilihan gubernur Sumatera Utara mendatang. Pasalnya Pilpres kemarin, arah Politik mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang mendukung paslon 01 mendapat penilaian serius dari Partai Gerindra selaku partai koalisi yang mendukung Edy di 2018 silam.
Melalui Sekretaris Gerindra Sumut, Gubernur Sumut 2018-2023 itu dinilai menghianati Prabawo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra yang pernah mengusung Edy Rahmayadi dalam Pilgub Sumut tahun 2018.

“Berkaca pada Pilpres yang lalu, kita melihat Pak Edy sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang mengkritik Pak Prabowo. Dia juga sesumbar mengalahkan Pak Prabowo di Sumut hingga 70 persen, yang nyatanya Pak Prabowo menang di sini. Tentu ini kami anggap sebagai pengkhianatan, karena Partai Gerindra sudah mengusung Edy Rahmayadi pada Pilgub 2018 yang lalu,” kata Sugiat Santoso, Sekretaris Gerindra Sumut Sugiat Santoso dilansir dari detikSumut, Jumat (22/3/2024).
Menjelang Pilgub nanti, Lanjut Sugiat, Gerindra Sumut tak memasukkan nama Edy Rahmayadi dalam bursa kandidat calon Gubernur Sumut yang akan didukung Gerindra.

“Atas dasar itu pula, Partai Gerindra Sumut sama sekali tidak memasukkan nama Pak Edy dalam bursa kandidat yang akan kami dukung. Pasti tidak kita dukung lagi di Pilgub nanti,” sambungnya.
Dikatakannya lagi, nama-nama kandidat Gubernur sumut yang akan didukung, kata Sugiat, sampai saat ini yang sudah ditabulasi di antaranya kader-kader Gerindra.
“Sejak awal sudah kami sampaikan, dalam Pilkada 2024 nanti kami akan mengusung kader. Nama-nama kader sedang kami tabulasi, dan terus dibahas,” sebutnya.
Nama-nama itu nantinya akan dikirim ke DPP Gerindra sebagai rekomendasi. Terkait siapa nanti yang akan diusung, Sugiat mengatakan akan diputus oleh DPP Gerindra.
“Kami tentu akan nurut apa perintah DPP terkait siapa calon yang akan didukung,” jelasnya.
Editor : Redaksi

